Minggu, 05 Januari 2014

Apa Itu Augmented Reality Technology?

Pada kesempatan ini, saya akan membahas tentang “Augmented Reality Technology”. Banyak pertanyaan menyangkut bahasan saya kali ini, diantaranya adalah “Apa itu  Augmented Reality Technology?”. Disini saya akan memaparkan apa sebenarnya definisi bahasan kita kali ini.

Augmented Reality Technology dalam bahasa indonesia diartikan sebagai Realitas Tertambah, adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu memproyeksikan benda-benda maya tersebut dalam waktu nyata.

Bisa dijelaskan lebih lanjut Augmented Reality Technology adalah penggabungan benda-benda yang ada di dunia maya (virtual) ke dalam dunia nyata dalam bentuk dua dimensi ataupun tiga dimensi. Penggabungan ini kemudian dimaksimalkan dengan kemampuan berinteraksi secara langsung dengan objek tersebut.

Teknologi AR sudah diimpikan sejak dulu dan sering muncul di film ataupun anime Jepang. Jika Anda sering membaca komik Dragon Ball, dan kacamata yang digunakan untuk mengukur tenaga lawan oleh karakter di komik tersebut adalah teknologi AR. Begitu juga film Hollywood seperti Minority Report (2003) yang menggunakan teknologi komputer AR, serta Iron Man 2 (2010) lewat asisten komputernya, Jarvis.

Teknologi AR sebenarnya merupakan hal yang telah umum saat ini, baik di bidang informasi, branding, edukasi, dan sosial media. Prinsipnya mudah, dengan mengarahkan gambar atau foto (tracking) ke arah kamera, gambar, atau foto dua dimensi (2D) tersebut dapat berubah menjadi gambar tiga dimensi (3D) atau video. Tracking tidak selalu harus gambar atau foto 2D, kini kita dapat melakukan tracking pada wajah manusia, maupun obyek real lainnya.

Dalam dunia sosial media, Indonesia tercatat sebagai pengguna sosial media terbanyak di dunia. Wakil Atase Pers Kedubes AS Philip Roskamp mengungkapkan, pengguna Facebook di Indonesia masuk pada peringkat dua di dunia, sedangkan pengguna Twitter di Indonesia masuk pada peringkat tiga di dunia.

Sosial media tidak sekedar menyediakan fasilitas sharing dan sekedar chatting. Namun, juga memiliki nilai tambah sebagai penyedia konten informasi. Informasi yang diterima melalui sosial media bersifat real-time, hal ini menjadi kekuatan sosial media sebagai penyedia konten informasi.

Teknologi AR dapat diaplikasikan dalam sosial media. Dengan mengaplikasikan teknologi AR pada sosial media, maka fitur-fitur dalam sosial media dapat diakses dengan lebih interaktif dan memiliki nilai tambah hiburan dan informasi, sebagai nilai tambah dari kekuatan real-time. Terlebih lagi sosial media saat ini tidak hanya dapat diakses melalui komputer atau laptop saja, tapi juga dapat diakses melalui telepon genggam maupun perangkat mobile.

Salah satu kelebihannya jika kita menggunakan perangkat mobile untuk mengakses sosial media berbasis AR adalah interaktivitasnya. Kita dapat menemukan posisi di mana teman kita berada dengan menggunakan sistem located based Global Positioning System (GPS) yang terintegrasi dengan kamera, dan dapat sekaligus mendapatkan informasi pribadi mengenai teman kita.

Bahkan jika diperlukan dapat juga melakukan video-call secara langsung melalui satu layar kamera. Dengan ini, kita tidak hanya mendapatkan informasi berbentuk tulisan, namun juga dalam bentuk gambar, lagu, video, lokasi, dan semuanya dilakukan secara real-time melalui hanya sebuah aplikasi!

Bayangkan betapa kaya interaksi yang dapat dilakukan di dalam aplikasi sosial media dan AR ini. Selain itu, fitur dalam sosial media yang dapat diaplikasikan menggunakan teknologi AR adalah video conference dan games. Dalam video conference, pengguna cukup mengarahkan wajah pada kamera atau webcam, lalu pada layar akan muncul avatar dengan wajah kita.

Fitur avatar seperti jenis dan warna pakaian pun dapat diubah sendiri oleh pengguna sehingga ada nilai tambah dari sekedar berbicara melalui video conference tersebut. Anda dapat mengubah rambut, pakaian yang dikenakan, maupun aksesoris yang digunakan, melalui video conference.

Menyenangkan bukan?
Meskipun penggunaannya masih minim di dunia global, perkembangan sosial media berbasis AR di masa depan akan jauh lebih banyak digunakan. Seiring dengan meningkatnya pengguna sosial media, pasti penggunaan basis teknologi AR pun akan bertambah. Melihat hal ini di mana sosial media tumbuh semakin subur, diprediksi perkembangan teknologi AR pada sosial media pun akan meningkat.

Dan dapat disimpulkan, bahwa teknologi (AR) ini, sudah banyak digunakan oleh orang-orang tetapi masih belum bisa dikatakan perkembangannya dalam skala besar. Hal ini tentu saja menjadi suatu kemajuan yang baik dan bagus didalam bidang teknologi.

Sumber

Bioteknologi


Pada kesempatan kali ini, saya mau sekedar berbagi ilmu dan informasi tentang bioteknologi. Bisa dibilang bioteknologi merupakan ilmu yang baru di Indonesia, namun sudah sangat berkembang di luar negeri. Bioteknologi memungkinkan manusia membuat hal-hal yang tidak mungkin. Penasaran kan? Yuk disimak.

Bioteknologi adalah ilmu yang menggunakan prinsip-prinsip kehidupan maupun sistem kehidupan organisme untuk menghasilkan produk yang berguna dan ramah lingkungan. Secara tidak sadar, bioteknologi sudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya pembuatan yogurt menggunakan bakteri Lactobacillus sp.
Ada 5 warna dalam bioteknologi. Masing-masing warna mewakili satu bidang dalam bioteknologi.
  1. Bioteknologi merah mewakili bioteknologi dalam bidang kesehatan. Dengan mottonya “heal the world”, bioteknologi merah menghasilkan banyak produk yang berperan serta dalam meningkatkan taraf kesehatan umat manusia. Beberapa produk yang sangat umum digunakan dalam kesehatan adalah vaksin dan antibiotik. Keduanya berupa suatu sistem yang dibuat untuk memperkuat dan melatih respon imun tubuh terhadap penyakit tertentu.
    Bioteknologi merah memiliki beberapa produk yang saat ini masih menjadi kontroversi seperti cloning (kloning) yaitu penggandaan suatu makhluk hidup dan rekayasa genetika. Dengan kloning, sangat memungkinkan dibuat suatu organisme baru yang sangat persis dengan aslinya, baik itu manusia maupun hewan. Contoh nyata hasil kloning adalah eve (manusia kloning pertama) dan domba Dolly. Sedangkan rekayasa genetika memungkinkan untuk memodifikasi kecacatan atau kekurangan pada makhluk hidup. Dengan rekayasa genetika, autisme dapat dibasmi, down syndrome dapat dihilangkan, warna kulit seseorang dapat diubah, tinggi badan dapat diatur, bentuk wajah dapat dimodifikasi, dsb. Walaupun memiliki maksud yang baik, secara tidak langsung rekayasa genetika mewakili sifat manusia yang tidak pernah puas dan tidak bersyukur dengan apa yang diperoleh.
  2. Bioteknologi hijau mewakili bioteknologi yang bergerak dalam bidang agrikultur dan pangan. Tak mau kalah dengan bioteknologi merah, bioteknologi hijau memiliki motto “feed the world”. Sesuai dengan mottonya, bioteknologi hijau dapat memecahkan masalah pangan di dunia. GM Food (Genetically Modified Food) adalah salah satu produk bioteknologi hijau yang sangat terkenal. GM Food memiliki komposisi gizi yang dapat diatur sesuai kebutuhan gizi manusia. Salah satu produk GM Food adalah makanan-makanan yang telah difortivikasi dengan vitamin maupun mineral, seperti margarin dan mentega yang difortivikasi dengan vitamin A.
    Golden rice merupakan perbincangan hangat di kalangan ilmuwan bioteknologi. Golden rice merupakan hasil rekayasa pada padi, sehingga bulir-bulir padi yang dihasilkan berwarna kuning keemasan karena telah difortivikasi dengan beta karoten. Golden rice dibuat untuk menanggulangi defisiensi vitamin A pada anak-anak kecil di Afrika.
  3. Bioteknologi biru adalah bioteknologi yang bergerak dalam bidang perairan dan kelautan. Bioteknologi biru berupaya untuk mengembalikan keseimbangan ekosistem laut sebagai akibat dari pemanasan global. Namun, bioteknologi biru juga dapat menjadi industri yang hebat tanpa merusak lingkungan. Salah satunya adalah produksi nori (rumput laut) secara masal, rekayasa genetika pada ikan untuk memodifikasi ukuran ikan, dan pembuatan golden pearl di filipina. Golden pearl adalah mutiara berwarna emas yang dihasilkan oleh tiram-tiram mutiara yang telah direkayasa genetikanya sehingga dapat menghasilkan mutiara yang berkilauan seperti emas.
  4. Bioteknologi abu-abu adalah bioteknologi yang bergerak dalam bidang lingkungan. Tujuan utama bioteknologi abu-abu sesuai mottonya “help the world” adalah penyelamatan lingkungan yang kian lama kian rusak oleh perbuatan manusia. Produk bioteknologi abu-abu yang sangat familiar adalah biodegradable plastic, merupakan plastik yang mudah didegradasi oleh organisme-organisme uniseluler berupa mikroba. Sudah banyak market-market di Indonesia yang menggunakan biodegradable plastic ini. Kebanyakan organisasi yang bergerak dalam bidang bioteknologi abu-abu bersifat non-profit dan bertujuan untuk menyelamatkan bumi kita tercinta. Betapa berjasanya mereka bukan?
  5. Bioteknologi putih adalah penerapan bioteknologi dalam bidang industri. Bioteknologi putih juga memiliki satu motto terkenal, yaitu “fuel the world”. Bioteknologi putih berkaitan dengan erat untuk memperbaiki bumi. Salah satu faktor yang merusak atmosfer bumi adalah karbon dioksida yang dihasilkan oleh pembakaran di pabrik maupun kendaraan bermotor. Bioteknologi putih memperkirakan semuanya itu. Pembuatan cerobong asap dengan prinsip koagulasi memungkinkan gas karbon dioksida yang dihasilkan pabrik dapat dikumpulkan dan tidak lepas ke udara bebas
    Selain itu, pembuatan bio-ethanol dan bio-diesel merupakan bentuk kepedulian untuk mengurangi emisi karbon dioksida pada asap kendaran bermotor. Kedua bahan bakar tersebut menggunakan tumbuh-tumbuhan dan alga sebagai bahan baku produksi. Hal ini bertujuan untuk mengurangi pemakaian minyak bumi yang semakin menipis.
Bioteknologi di kehidupan sehari-hari
Ini beberapa contoh produk yang umum kita gunakan, namun sering kali kita tidak sadar bahwa ini adalah produk bioteknologi.
  • Yogurt. Pembuatan yogurt menggunakan bakteri Lactobacillus sp. sebagai organisme yang melakukan fermentasi.
  • Kecap. Pembuatan kecap melibatkan beberapa spesies mikroorganisme seperti Aspergilllus wentii.
  • Keju. Pembuatan keju dibantu oleh Lactobacillus casei.

Sumber

Senin, 04 November 2013

TELEMATIKA

DEFINISI TELEMATIKA

Telematika merupakan adopsi dari bahasa Prancis yang sebenarnya adalah “TELEMATIQUE” yang kurang lebih dapat diartikan sebagai bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Para praktisi mengatakan bahwa TELEMATICS merupakan perpaduan dari dua kata yaitu dari “TELECOMMUNICATION and INFORMATICS” yang merupakan perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah telematika juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” karena lahir dari perkembangan teknologi digital. Dalam wikipedia disebutkan bahwa Telematics juga sering disebut dengan ICT (Information and Communications Technology).
Salah satu milis internet Indonesia terbesar adalah milis Telematika. Dari milis inipun tidak ada penjelasan mengapa milis ini bernama telematika, yang jelas arsip pertama kali tercatat dikirimkan pada tanggal 15 Juli 1999. Dari hasil pencarian di arsip mailing list Telematika saya menemukan salah satu ulir diskusi menarik (membutuhkan login) tentang penamaan Telematika yang dikirimkan oleh Paulus Bambang Wirawan.

Istilah telematika sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:
  • Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
  • Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).
  • Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics).
PERKEMBANGAN TELEMATIKA

Perkembangan telematika saat ini telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Pada segi hardware, telah banyak bermuculan produk-produk IT muktahir yang lebih kecil, cepat dan efisien dengan format-format unik yang berbeda. Misalnya teknologi perakitan prosessor yang sudah bias memfrabikasi hingga ukuran 40nm, telepon selular dengan koneksi wifi, notebook dengan ukuran lebih kecil sehingga memudahkan keleluasaan mobilitas bagi penggunanya serta yang tidak kalah penting adalh tersedia akses hotspot dimana-mana sehingga hamper setiap orang dapat mengaksesnya.
Istilah telematika merujuk pada hakekat cyberspace sebagai suatu sistem elektronik yang lahir dari perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan informatika. Istilah telematika pertama kali digunakan pada tahun 1978 oleh Simon Nora dan Alain Minc dalam bukunya L’informatisation de la Societe. Jadi, pengertian Telematika sendiri lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunakan komputer dalam sistem telekomunikasi. Internet sendiri merupakan salah satu contoh telematika.

Istilah telematika sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:
  • Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology).
  • Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).
  •  Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalu lintas (road vehicles dan vehicle telematics).

o   Periode Rintisan : Pada tahun 1970 perkembangan telematika di Indonesia sangat terbatas karena perhatian yang minim dari pemerintah dan pasokan listrik yang terbatas pada saat itu. Sehingga Indonesia tidak perduli dengan perkembangan telematika. Memasuki tahun 1980, penggunaan teknologi telematika di Indonesia masih terbatas. Sarana kirim pesan seperti yang kita kenal saat ini yaitu email yang dirintis pada tahun 1980.
o   Periode Pengenalan : Teknologi telematika sudah banyak digunakan dan masyarakat mulai mengenalnya. Jaringan radio amatir pada awal tahun 1990 mulai ramai. Pada sisi lain, milis yang mulai digagas sejak tahun 1980, terus berkembang seiring dengan berkembangnya telematika di Indonesia.
o   Periode Aplikasi : merupakan munculnya era dunia digital untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas untuk mulai dilaksanakan dan diaplikasikan. Semua itu dapat berlangsung lancar, dengan tersedianya sarana transportasi, kota-kota yang saling terhubung, dan industri telematika dalam negeri yang terus berkembang.

TREND KE DEPAN TELEMATIKA

Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) juga tidak akan dengan perkembangan TIK saat ini. Perangkat komputasi berskala terabyte, penggunaan multicore processor, penggunaan memory dengan multi slot serta peningkatan kapasitas harddisk multi terabyte akan banyak bermunculan dengan harga yang masuk akal. Komputasi berskala terabyte ini juga didukung dengan akses wireless dan wireline dengan akses bandwidth yang mencapai terabyte juga. Hal ini berakibat menumbuhkan factor baru dari perkembangan teknologi. Antamuka pun sudah semakin bersahabat, lihat saja software Microsoft, desktop UBuntu, GoogleApps, YahooAPPS live.Hal ini ditunjang oleh search engine yang semakin cepat mengumpulkan informasi yang dibutuhkan oleh penggunaannya.
Pada akhirnya, era robotic akan segera muncul. Segenap mesin dengan kemampuan adaptif dan kemampuan belajar yang mandiri sudah banyak dibuat dalam skala industry kecil dan menengah. Tetapi jauh dari itu semua, mengenai trend ke depan telematika, itu merupakan kebebasan individu untuk mengembangkan dan menjadikan sebagai suatu trend didalam masyarakat. Yang pasti dalam proses perkembangannya harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan tidak menguntungkan diri sendiri. Sehingga trend ke depan telematika dapat menjadi suatu trend yang dapat diterima dan dinikmati oleh seluruh masyarakat, baik dari kalangan atas maupun dari kalangan bawah.

Sumber:

Rabu, 10 April 2013

Tugas 3 Bahasa Indonesia 2

Menganalisa Diagram Batang


Gambar 1

Dalam menganalisa gambar 1 yang berisi tentang banyaknya peserta lomba dari tahun ke tahun melalui diagram batang, sebelumnya akan dijelaskan terlebih dahulu bahwa garis vertikal menunjukkan jumlah peserta dan garis horizontal menunjukkan tahun lomba. Pada Gambar 1 satu dapat ditarik kesimpulan bahwa dari tahun 2007 sampai 2010 peserta yang mengikuti perlombaan selalu mengalami peningkatan yang sangat signifikan, ini dapat kita lihat dari kenaikan diagram yang menunjukkan awal lomba yaitu pada tahun 2007 range jumlah peserta hanya 20 sampai perlombaan yang diadakan lagi pada tahun 2010 jumlah peserta melonjak menjadi 50, lebih dari 50% peningkatan jumlah peserta.

Senin, 01 April 2013

Tugas 2 Softskill Bahasa Indonesia 2



BAB II
LANDASAN TEORI

2.1       Perkembangan Ponsel
Pada era globalisasi pada saat ini, perkembangan teknologi yang semakin pesat.  Penggunaan ponsel lebih didominasi oleh ponsel pintar yang lebih dikenal dengan nama smartphone. Seiring berjalannya waktu, fungsi dasar dari ponsel biasa telah tergantikan dengan hadirnya smartphone. Ponsel pada saat ini tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi telpon dan sms, namun pada saat ini ponsel lebih dikembangkan dengan berbagai aplikasi yang menarik untuk digunakan. Sebagai contohnya adalah adanya berbagai aplikasi yang menarik pada smartphone tersebut.
Penggunaan smartphone saat ini sudah semakin banyak. Smartphone tak ubahnya seperti ponsel pada umumnya. Namun smartphone memiliki perbedaan dengan ponsel biasa, yaitu smartphone merupakan ponsel serupa komputer dengan sistem operasional yang simpel dan mudah dibawa ke mana saja. Dengan adanya smartphone merupakan suatu bukti bahwa perkembangan teknologi dalam dunia mobile saat ini sudah semakin pesat.
Smartphone juga didukung oleh aplikasi-aplikasi standar seperti ponsel pada umumnya. Perbedaan dari segi tampilan, desain smartphone ini lebih inovatif dan lebih fleksibel dengan adanya fitur touchscreen atau menggunakan trackpad.  

2.2       Jenis OS Android

  •  Android 1.0 beta

Android Beta, pertama kali di rilis tanggal 5, November, 2007, dan versi SDK (Software developer Kit) beta di rilis tanggal 12, November di tahun yang sama.

  • Android 1.0

Android 1.0, merupakan versi software Android komersial pertama, dirilis 23 September, 2008. Dan perangkat Android pertama yang menggunakan dan memperkenalkan Android 1.0 adalah ponsel HTC Dream (G1).

  • Android 1.1

Pada 9 Februari, 2009, Android 1.1 di luncurkan, awalnya hanya untuk T-Mobile G1. Versi ini guna memecahkan masalah (bug), merubah API dan menambahkan sejumlah fitur dibanding versi 1.0. Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.

  • Android 1.5 (CupCake)

Pada 30 April, 2009, Android 1.5 di rilis, dinamakan CupCake, berbasis Linux Kernel 2.6.27. Update ini membawa sejumlah fitur baru dan perubahan pada antarmuka (UI).

  •  Android 1.6 (Donut)

Pada 15 September, 2009 SDK Android 1.6 diberi nama Donut, dirilis, bebasis Linux Kernel 2.6.29. Di dalamnya terdapat sejumlah fitur baru. Di antaranya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.

  • Android 2.0 / 2.1 (Eclair)

Pada 26, Oktober, 2009, SDK Android 2.0 dengan nama kode Eclair dirilis, berbasis Linux Kernel 2.6.29. Dan Motorola Droid perangkat yang menggunakan Eclair saat itu. Perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.

  •   Android 2.2.x (Froyo : Frozen Yoghurt)

Pada tanggal 20 bulan Mei, 20120, SDK Android 2.2 (Froyo) di rilis, berbasis Linux Kernel 2.6.32. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.Dan Google Nexus One merupakan ponsel pintar pertama yang menggunakan Android Froyo.

  • Android 2.3.x (Gingerbread)

Pada tanggal 6, Desember, 2010, SDK Android 2.3 (Gingerbread) diluncurkan, berbasis Linux Kernel 2.6.35. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu. Dan Google Nexus S merupakan perangkat mobile pertama yang hadir dengan Android 2.3 Ginggerbread ini.

  • Android Honeycomb 3.x (Honeycomb)

Pada tanggal 22, Februari, 2011, SDK Android 3.0 (Honeycomb) yang merupakan versi Android pertama yang diperuntukan untuk perangkat tablet di luncurkan, berbasis Linux Kernel 2.6.36. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Dan perangkat tablet komputer pertama yang gunakan versi ini, ialah Motorola Xoom, yang dirilis pada 24, Februari, 2011.

  • Android 4.0.x (Ice Cream Sandwich)

SDK untuk Android 4.0.1 atau Ice Cream Sandwich dirilis untuk publik pada 19, Oktober,2011 dan berbasis Linux Kernel 3.0.1. Gabe Cohen dari Google menegaskan bahwa Android 4.0 secara teoritis cocok dengan perangkat Android 2.3 keatas dalam produksi masa itu. Android ICS 4.0 membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC. Kode sumber untuk Android 4.0 tersedia secara publik pada 14 November, 2011.

  •  Android 4.1.x (Jelly Bean)

Android Jelly Bean yang diluncurkan pada acara Google I/O lalu membawa sejumlah keunggulan dan fitur baru. Penambahan baru diantaranya meningkatkan input keyboard, desain baru fitur pencarian, UI yang baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat.

Followers